Friends…
It’s almost midnite when I write this stuff, accompanied by Susan Wong’s songs ( I love you dear Susan…
), and a cup of coffe beside me. "Friend" does that word mean anything to you ?? apakah arti kata "teman" menurut kalian ?? kadang2x saya berpikir sendiri apakah teman saya telah menjadi seorang "teman" yang dapat diandalkan, baik dalam susah maupun senang ?? dan sampai sekarang saya masih belum bisa menemukan jawabannya…bahkan merangkai kata2x dalam Blog ini untuk membahas arti kata "teman" pun sebenarnya masih susah untuk saya tuangkan dari pikiran ke tulisan (atau lebih tepatnya ketikan… :p) apalagi "teman sejati" kata2x yg lebih "dalem" seperti itu pun sebenarnya kurang saya pahami sampai sekarang.
Yang saya tau menurut pengalaman saya selama 25 tahun hidup di Dunia ini (weitssss….udah jadi oom2x sekarang..hehehe :D) yang namanya "teman" saya itu bermacam2x, ada yang baik, tanpa pamrih, ada juga yang cuma deket sama saya pas saya lagi senang, pas saya lagi berduit, pas saya lagi "punya", sementara pas saya lagi tidak berduit, saya lagi tidak senang, dan saya tidak lagi "punya" tiba2x mereka menghilang entah kemana…
ada pula teman yang menuduh saya seorang pencuri, menuduh saya hendak menipu mereka, dan ada pula yang hendak "menyingkirkan" saya karena tertarik dengan aset yang saya punya, baik secara terang2x an maupun secara halus yang kadang2x tidak saya sadari.
Pahit ?? yah memang, apalagi mereka2x yang melakukan hal2x buruk tersebut adalah orang2x yang saya anggap atau pernah saya anggap dekat dan sangat saya percayai sebagai "teman". Kadang2x saya berpikir, kenapa mereka se tega itu terhadap seorang "teman" mereka ?? apa mereka tidak pernah berpikir kedekatan kita, kebersamaan kita, yang tidak hanya sehari dua hari, sebulan dua bulan, setahun dua tahun? lebih dari itu…. kita telah lama berjalan bersama, bahkan terjatuh bersama, kemudian merangkak bersama, dalam derai tawa terdapat tetes air mata yang mengalir bersama (wuih…bahasanya bikin merinding…) kenapa mereka tidak merasakan hal itu ?? apakah mereka sebenarnya merasakan tapi tidak peduli ?? well, who can answer it ?? me ?? you ?? them ?? who knows anyway ??
But after all, sebagai "teman" tidak mungkin juga saya menghilangkan kebaikan2x mereka selama kami bersama, saya tidak menutup mata terhadap kebaikan2x dan pertolongan2x yang mereka berikan terhadap saya pada waktu kami bersama. Tapi kenapa akhirnya harus seperti hal2x yang diatas ?? tidak bisakah kita tetap menjadi "teman baik" sampe besok kita tua nanti ?? tidak bisakah kalian kurangi sedikit saja "ego dan pamrih" kalian dan kita bisa tetap menjadi "teman" sampai akhir waktu ?? think of it guys…enggak usah banyak2x, sedikit saja pikirkan hal itu, don’t do that to your other friends, cukup saya saja yang kalian begitukan…or else, teman kalian juga akan setype seperti kalian2x itu…but who am I anyway ?? koq ya sampai sebegitunya saya minta hal itu sama kalian, kalian bahkan mungkin sudah tidak perduli lagi dengan saya…
Ah well, enough about that, I still have a few good "friends" with me anyway, dan saya harap beberapa "teman" baik saya yang sedikit itu bisa bertambah banyak dan bertahan sampai kami sama2x tua nanti, "friends forever" right ?? I love You all guys… "bad" or "good" friends, terimakasih buat kalian, karena kalian hidup saya ini lebih berwarna
mungkin seiring berjalannya waktu, saya bisa menemukan arti kata "teman" yang sebenarnya, syukur2x bisa menemukan arti kata "teman sejati"
and I hope you all too….
Dan untuk teman2x yang sedikit saya "fokus"kan topik bahasan nya tadi di atas, saya persembahkan sebuah syair lagu dari eddie Brickel yang judulnya "Circle of Friends"
Circle of Friends
Me, I’m a part of your circle of friends
and we notice you don’t come around
Me, I think it all depends
on you touching ground with us.
But, I quit. I give up.
Nothing’s good enough for anybody else
it seems.
And I quit. I give up.
Nothing’s good enough for anybody else
it seems.
And being alone
is the best way to be.
When I’m by myself it’s
the best way to be.
When I’m all alone it’s
the best way to be.
When I’m by myself
nobody else can say goodbye.
Everything is temporary anyway.
When the streets are wet –
the color slip into the sky.
But I don’t know why that means you and I are
- that means you and….
I quit — I give up.
Nothin’s good enough for anybody else it seems.
But I quit. I give up.
Nothing’s good enough for anybody else it seems.
And being alone
is the best way to be.
When I’m by myself it’s
the best way to be.
When I’m all alone it’s
the best way to be.
When I’m by myself
nobody else can say…
Me, I’m a part of your circle of friends
and we notice you don’t come around.
======================================================================================
Nice song, coba cari sendiri dan dengarkan…touching deh (halah, apaan sih…)
Talk about kenapa saya yang gak biasa dan doyan nulis ini,tau2x menulis hal diatas ?? saya juga gak tau koq, lha wong tau2x ya terlintas begitu saja di otak saya, mungkin juga gara2x akhir2x ini saya sering memikirkan hal itu kali yah…
ya sudah lah, bahan di otak juga sudah habis, jadi cukup segini dulu tulisan saya kali ini, kalo lagi ada mood nulis lagi deh…hehehehe see u later guys..
For my two best bud, I love you all guys, I miss You, I miss the time when we were together…
and thanks for supporting me and never giving up on me, all this time ( janne kowe2x kie asline nyupport aku opo orak toh ??? dasar cah2x rak nggenah :p )
For My other dearly friends, I love you all too guys…. You’re all everything to me
Can we still be friends forever ????? time will answer it….
"Dasvidaniya kamerad…!!!"
Wassalam, Sincerely,
Werock.